
Bandar Lampung, sinarlampung.co-Viral video yang memperlihatkan aksi seorang wanita bernama Rini Kartika, yang menyantroni kos-kosan yang dipakai suaminya, Andri Wijaya, di Jalan Danau Towoti No. 51, Bandar Lampung. Andri Wijaya diduga berselingkuh dengan perempuan lain, yang ternyata guru P3K SMA Negeri 1 Kota Bumi, Lampung Utara.
Vidio itu viral di unggah akun TikTok Rini Kartika ditonton hingga 2,6 juta orang. Peristiwa yang terjadi di Kotabumi, Lampung Utara itu ramai dikomentari nitizen. Saat digerebek sang selingkuhan sampai bersembunyi di atas saat istri sah datang.
Dalam video viral yang beredar, terlihat adu mulut antara Rini Kartika dan perempuan diduga sang guru BK itu. “Saya tuntut kamu!” teriak perempuan di dalam rumah yang dituduh selingkuhan sang suami.
“Itu suami sah saya ya, tuntut aja, saya akan tuntut kamu,” balas Rini Kartika yang mengaku sebagai istri sah.
Ternyata, aksi Rini sudah dilakukan sejak pukul 3 subuh. Ia, bersama Ketua RT, mendatangi rumah kos diduga ditinggali sang suami dan selingkuhannya. Setelah pintu dibukakan, tidak diketemukan keberadaan perempuan diduga selingkuhan si suami.
Usut punya usut, ternyata ia bersembunyi di loteng kos dengan cara memanjat dinding. “Mba.. mba, padahal kamu tau Andri Wijaya udah punya anak dan istri, tapi gass aja yeekan,” tulis Rini Kartika.
Dalam sebuah video lain yang memperlihatkan kondisi bagian dalam kos-kosan, Rini memperlihatkan sebuah pakaian dan celana dalam perempuan diduga si selingkuhan. Kemudian, dalam video lainnya, terlihat Andri Wijaya sang suami sedang didorong laki-laki yang diduga Ketua RT.
Rini menyebut, suaminya tersebut masih senyum-senyum seakan tidak merasa bersalah. “Perhatiin deh, masih sempat cengar-cengir dia. Dia bilang sudah lapor ke RT, padahal itu Pak RT,” tulis Rini di video tersebut.
“Seperti biasa menghadapi NPD Pak RT sempat sedikit emosi karena diputar-putar omongan sama Andri, ceweknya udah manjat-manjat dinding,” tulis Rini.
Sosok selingkuhan Andri sempat menjadi misteri. Sejumlah netizen menduga perempuan pelakor tersebut adalah seorang Guru BK (Bimbingan Konseling) di sebuah SMA Negeri di Kotabumi.
Si wanita, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di SMA Negeri 01 Kotabumi, yang juga sudah bersuami.
Rekaman tersebut memperlihatkan suasana tegang di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan Danau Towoti No. 51, Bandar Lampung, di mana seorang perempuan memergoki suaminya bersama seorang wanita yang dikenal sebagai guru bimbingan konseling di SMAN 01 Kotabumi.
Pemilik akun TikTok, Rini Santika (28), warga Bandar Lampung, membenarkan bahwa video tersebut merupakan dokumentasi saat ia menggerebek suaminya, Andri Wijaya, yang bekerja di PT Suganda Djaya, bersama Ratu Zhafira Fajri, guru berstatus ASN P3K.
“Benar, video tersebut saya unggah sebagai bukti penggerebekan terhadap suami saya bersama Ratu Zhafira Fajri di kontrakan Jalan Danau Towoti. Kejadian ini sangat mengecewakan, terutama karena pelakunya adalah seorang guru yang seharusnya menjunjung tinggi etika dan menjadi contoh bagi masyarakat,” ujar Rini saat dikonfirmasi pada Senin 3 November 2025.
Rini juga mengungkapkan adanya ancaman yang diterimanya dari oknum guru tersebut saat penggerebekan berlangsung. “Saya mendapat ancaman akan dilaporkan ke polisi oleh pelaku, padahal saya adalah istri sah. Saya berharap instansi terkait memberikan sanksi tegas serta mengeluarkan keduanya dari lingkungan pendidikan,” tambahnya.
Seorang guru SMAN 01 Kotabumi yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan bahwa perempuan dalam video tersebut memang seorang guru ASN P3K di sekolah itu. “Benar, yang bersangkutan guru di sini, namun kami belum mengetahui kebenaran secara menyeluruh mengenai isi video tersebut,” ujarnya singkat.
Kepala SMAN 01 Kotabumi, Dra. Suryati Arsyad, M.M, belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. (Red)