
Kota Metro, sinarlampung.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus mendorong kesadaran masyarakat untuk tidak membuang pangan secara sia-sia melalui gelaran Pasar Tani Metro Bahagia yang digelar di Lapangan Rejo Mulyo, Metro Selatan, Jumat (17/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Metro Heri Wiratno, Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kusbani, serta Kabid Ketahanan Pangan DKP3 Kota Metro, Pipi Puspitasari.
Kabid Ketahanan Pangan DKP3 Kota Metro, Pipi Puspitasari, mengatakan, mulai minggu depan pihaknya akan membagikan banner kampanye “Stop Boros Pangan”.
“Boros pangan itu artinya banyak pangan yang terbuang. Contohnya, nasi di piring kita tersisa. Bayangkan dari satu orang, sepuluh orang, seratus orang, hingga sejuta orang. Sampai limbahnya bisa sepertiga dari produksi kita. Jadi, kita harus terus menghimbau masyarakat agar tidak boros pangan,” ujar Pipi.
Pipi juga membagikan sejumlah kiat agar masyarakat tidak boros pangan.
“Pertama, ambil secukupnya lalu habiskan. Kedua, jika belanja, harus ada perencanaan, jangan beli semuanya sekaligus. Ketiga, penataan barang di kulkas: yang mendekati masa kadaluwarsa diprioritaskan. Terakhir, jika ada sisa pangan, bisa didonasikan. Di Metro, ada Bank Pangan yang menerima donasi dari berbagai perusahaan, seperti toko buah, lalu menyalurkannya ke yang membutuhkan.”
Gelaran Pasar Tani Metro Bahagia ini juga terkait Hari Pangan Sedunia. Pada kegiatan kali ini, digelar gerakan pangan murah dan pembagian bibit cabai gratis, yang rutin dilakukan sebulan sekali hingga dua kali.
“Kemudian ada gerakan ‘Selamatkan Pangan’ untuk menggugah kesadaran masyarakat agar stop boros pangan,” kata Pipi.
Selain itu, terdapat Teras Pangan yang bekerja sama dengan PKK Kota Metro. Kegiatan ini bertujuan mendorong diversifikasi pangan lokal dan membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap pangan lokal. Salah satunya melalui demo masak berbasis pangan lokal, seperti ubi ungu, yang mendapat antusiasme tinggi dari para ibu PKK.
Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Metro, Kusbani, menyatakan, kegiatan ini juga menjadi sarana mendukung UMKM lokal dan menjaga stabilitas harga.
“Alhamdulillah, suasana di Rejo Mulyo terlihat semarak. Kegiatan diawali dengan senam bersama, diikuti bapak-bapak dan ibu-ibu dari lingkungan Rejo Mulyo dan Kota Metro secara umum. Ini bagian dari kegiatan UMKM Kota Metro sekaligus menjaga inflasi tetap stabil. Cukup meriah, dan kami mendukung sepenuhnya kegiatan Pemerintah Kota Metro,” tuturnya. (*)