
Lampung Timur, sinarlampung.co – Warga Desa Bandar Negeri, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, dihebohkan dengan beredarnya kabar adanya sebuah minibus berwarna hitam berisi lima orang tak dikenal yang diduga mencoba mendekati anak-anak di wilayah RT 05 Dusun II dan RT 016 Dusun V, Senin (8/9/2025).
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB itu menimbulkan kekhawatiran orang tua terhadap keselamatan anak mereka. Suripto, warga RT 05 Dusun II, mengaku melihat mobil yang dicurigai.
“Mobil Avanza, saya gak sempet perhatikan pelat nomornya, seingat saya pelat ‘A’. Mondar-mandir beberapa kali mas. Saya kira travel, tapi saya curiganya kok ke arah utara isinya lima orang, balik lagi kok tetap sama lima orang. Supirnya pake masker, baju putih kotak-kotak, penumpangnya baju hitam. Kira-kira 15 menitan berhenti di depan rumah Pak Sutik sambil nanyain anaknya. Kemudian Pak To, temen saya, jalan menghampiri ke arah mobil hitam itu, belum nyampe, mobilnya buru-buru pergi sambil supirnya terus melihat ke arah saya,” jelas Suripto.
Hal serupa disampaikan E (26), kakak Df sekaligus ibu kandung Vn. Ia menceritakan pengalaman adiknya Df (12) dan anaknya Vn (5) yang tiba-tiba dihampiri minibus hitam saat sedang bermain di halaman rumah.
“Ketika sedang bermain di halaman rumah sekitar pukul 16.30 WIB, adik laki-laki saya Df dan anak saya Vn dihampiri minibus hitam yang ditumpangi lima orang. Saat itu saya lagi masak di dapur, tiba-tiba adik saya berlari ke dalam rumah sambil berteriak ‘ada orang jahat mba’,” kata E.
Sutikno, ayah Df sekaligus kakek Vn, juga merasakan kecemasan serupa.
“Kami cemas, apalagi anak-anak di sini sering bermain di luar rumah. Kalau memang benar ada niat jahat, tentu sangat membahayakan,” ujarnya.
Ia menuturkan, sore itu anak serta cucunya sedang bermain di bawah pohon sukun depan rumahnya. Tiba-tiba minibus hitam mendekat dan salah seorang penumpang menunjuk ke arah Df.
“Ambilin buah sukun yang jatuh itu dek. Alhamdulillahnya, anak saya tidak mau menuruti, kemudian berlari ke dalam rumah,” kata Sutikno.
Kabar dugaan percobaan penculikan tersebut dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut hingga media sosial. Kepala Desa Bandar Negeri, Triono, mengaku pihaknya akan menindaklanjuti laporan warga.
“Saya akan tindak lanjuti kabar tersebut, saya akan koordinasikan dengan kadus dan RT-nya. Kami juga belum bisa memastikan apakah kejadian tersebut benar atau tidak,” ujar Triono.
Di tempat terpisah, Danton Kantibmas Desa Bandar Negeri, Hartono, menyampaikan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pemantauan dan memberi imbauan kepada masyarakat.
“Belum ada bukti kuat bahwa ini benar-benar percobaan penculikan. Namun setiap informasi dari masyarakat tetap kami tindak lanjuti. Kami juga meminta warga segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan,” tegas Hartono.
Sementara itu, Brigpol Prima A, Bhabinkamtibmas Desa Bandar Negeri, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp singkat menjawab, “Kami akan kros cek.”
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama dalam menjaga keselamatan anak. Pemerintah desa bersama tokoh masyarakat diminta lebih aktif berkoordinasi agar suasana aman dan nyaman kembali dirasakan warga. (Afandi)