
Lampung Selatan, sinarlampung.co – Buaya yang berhabitat di Sungai Way Sekampung, Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan setelah puluhan tahun kini mulai meresahkan warga. Salah satu warga bernama Ferianto menjadi korbannya. Ferianto mendapat luka serius di kaki kanannya setelah tergigit predator ganas itu pada Jumat 23 Agustus 2024 sore.
Ferianto yang biasa mencari pakan ternak di area sungai Way Sekampung kali ini memang bernasib apes. Ferianto yang sore itu tengah sibuk mencari kangkung untuk pakan ternak tiba-tiba diserang buaya berukuran cukup besar yang diduga telah lama mendiami aliran sungai tersebut.
Kejadian bermula, Ferianto bersama ayahnya datang ke sungai untuk mencari pakan ternaknya. Berhubung tanaman kangkung tumbuh di permukaan sungai memaksa Ferianto harus terjun ke air dengan kedalaman setinggi orang dewasa.
Namun naas, seekor buaya tiba-tiba menyerang dan spontan menggigit kaki kanan Ferianto. Dalam situasi panik dan menahan sakit, Ferianto mencoba menyelamatkan diri dengan menebaskan celurit yang ia bawa ke tubuh buaya. Beruntung buaya ganas itu melepaskan gigitannya dan kembali menyelam ke dalam air menjauhi korban.
Ayah korban yang melihat kejadian itu langsung menarik korban ke daratan dan segera membawanya pulang untuk mendapat pertolongan medis. Alhasil, Ferianto mendapat 5 jahitan akibat luka bekas gigitan buaya pada kaki kanannya.
Kades Bumi Restu Sukiman mengaku kaget mendengar kabar ada salah satu warganya menjadi korban terkaman buaya. Meski dirinya mengetahui sungai Way Sekampung terdapat buaya, namun selama ini belum pernah terjadi insiden warganya diserang.
“Keberadaan buaya sudah puluhan tahun dan tidak pernah mengganggu petani. Makanya kaget kok ada warga kami diterkam buaya,” kata Sukiman kepada wartawan, Minggu, 25 Agustus 2024.
Setelah mendapat kabar warganya diterkam buaya sebelumnya, Sukiman mengaku langsung melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarnat) Lampung Selatan. (*)