
Lampung Utara (SL)–Pasangan Suami Istri (Pasturi) Udin dan Suminah yang sempat terlantar dan tidur di Parkiran Rumah Sakit Handayani paska melakukan persalinan mendapatkan perharian Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara.
Udin (50) bersama istrinya, Suminah (33) dan dua orang anaknya dibawa Ibu Dewi kerumahnya yang prihatin dengan nasib mereka, dan diajak untuk menetap sementara di kediamannya, sampai anak bayi ke lima.merekanitu di perbolehkan pulang oleh pihak Rumah Sakit Handayani Kotabumi.
Suminah melahirkan anak ke limanya di RS Handayani Kotabumi secara sesar seberat 1.6 Kilogram. Karena memiliki berat yang tidak ideal anak ke lima dari pasturi Nasib dan Suminah terpaksa harus di rawat lebih lama. Namun karena tak punya biaya mereka harus berada diluar Rumah Sakit.
Kepala dinas sosial Gadrian Abung, S.STP.,M.H. mengatakan setelah mendengar ada pasien yang terlantar karena kurang biaya untuk bertahan hidup di RS Handayani Kotabumi, Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara langsung mendatangi pasutri itu.
Kabid Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara, Firman mengatakan pihak dinsos respon cepat, setelah mengetahui ada warga Sinar Banten, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara yang terlantar di RS Handayani Kotabumi.
“Kami jajaran dari dinsos langsung bergerak untuk memberikan bantuan kepada keluarga mereka berupa sembako, susu bayi, pakaian bayi, peralatan mandi bayi, sarung dan makanan ringan,” kata Firman Minggu 2 Maret 2023.
Firman berharap bantuan yang diberikan oleh pihak dinsos dapat meringankan beban keluarga mereka serta dapat bermanfaat. “Saya juga berharap keluarga pak Nasib selalu diberikan kemudahan rezeki serta sehat selalu,” ucapnya.
Sementara Udin dan istri menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara khususnya Dinas Sosial atas bantuan yang telah diberikan untuk keluarganya.
“Terimakasih juga saya ucapkan kepada ibu Dewi beserta keluarga atas budi baiknya telah sudi membantu kami serta memberikan kami tempat tinggal sementara sembari menunggu anak kami diperbolehkan pulang, semoga Allah SWT membalas kebaikan ibu Dewi,” kata Udin. (Red)