
Muba (SL)-Kelompok Masyrakat Kukui (KMK) menyelenggarakan sosialisasi Health, Safety, Security dan Environment (HSSE) sebagai budaya menjaga keselamatan kerja, di Desa Sungai Angit, Kecamatan Babat Toman, Senin (29/4/2019). Sosialisasi diisi oleh PT Pertamina EP dan Petro, untuk membangun budaya HSSE agar melekat dalam perilaku kehidupan sehari-hari. HSSE tidak hanya untuk keselamatan berkendara di jalan mau pun di operasi lapangan dalam melakukan radiasi.

H. Toha alias Tohet, Ketua KMK Desa Sungai Angit, bersama perwakilan dari pertamina EP Dan dari Petro Muba, mengatakan sosialisasi diikuti 52 Kariawan KMK . Aagra kedepannya karyawan bisa berhati-Hati dalam menjalankan tugas di lapangan serta yang lainnya guna mengantisipasi hal yang tidak di inginkan, dalam berkendara mau pun cara beroperasi di lapangan.
“Sejak MKM beroperasi kita bisa memberakatkan umroh empat karyawan, tahun sebelumnya 22, dan tahun ini 11 orang umroh gratis. Selain itu sudah menyumbang lima Masjid, di daerah Sungai Angit, Masjid Srimulyo, Masjid Sereka dan Masjid Toman, serta pembuatan Musolah di Desa Bangun Sari,” kata Tohet.
Menurutnya, bantuan sarana ibadah itu karena memang mayoritas selaku umat islam, dapat melakukan ibadah baik mengaji dan lain lain buat demi anak-anak generasi kedepannya, “KMK juga membantu penabahan khususnya lapangan tembak Polres Muba di belakang Polsek Sekayu, Dan akan memperbaiki jalan Sungai Angit sekitar 2 Pal dan lebih kurangnya jalan produksi 10 PAl. “Dan insyaallah nanti kita bangun juga lapangan tembak Kodim 0401 Muba, yang akan kita bentuk juga sebagai mana tempat pelatihan dari anggota TNI Dari kodim 0401,” katanya H. Toha.
Kepada para karyawan KMK, dan warga Desa Sungai Angit, Toha mengajak untuk bersama sama membangun usaha ini, dan mengebangkan dalam bentuk kebersamaan. sehingga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. “Warga kita yang dulunya banyak yang nganggur, alhamdulillah dengan adanya KMK tercipata lapangan kerja sebagai mata pencarian. Harapan saya kedepan karyawan yang mengikuti pelatihan HSSE dapat lebih baik. Dan mampu menjaga keamanan dan keselamatan kerja,” katanya.
Pemteri HSSE dari Pertaminan EP Ramba, Edwarsyah Arasyi selaku produksi Operasi dari Pertaminan EP Aset, Arse dan Andi Gunawan selaku HSSE bagian Septi. Dalam pelatihan HSSE diajarkan tata cara mengololah dan memberi pentujuk serta pelatihan keselamatan berkendara mobil maupun bermotor, serta teknis kerja. Agar bisa Terjamin dan kedepannya tidak ada hal yang tidak di inginkan pada karyawan KMK, intinya keselamatan kerja di jalan raya. Ada standar menggunakan kendaraan di jalan.
Waka TT Petro Muba, Hendri didampingi Kurnidi, asmen operasi HSSE, dan Ansal Ependi Asmne HSSE, menerangkan bahwa pelatihan ini untuk kepentingan karyawan KMK, agar bisa terjamin keselamatan kerja kerja. (Sudir)