
Lampung Utara (SL)-Ketinggian air di Bendungan Way Rarem Kecamatan Abung Pekurun, Lampung Utara meninggi dan melebihi ambang batas. Ketinggian permukaan air saat ini mencapai 54,28 mdpl dengan volume 73,5048 meter kubik. Ini akan berdampak pada lepasnya air dalam jumlah besar pada aliran sungai dibawah bendungan. Warga dua kecamatan diminta waspada.
“Data pukul 07.00 Wib, elevasi (tinggi muka air) 54,01 mdpl, ini melebihi normal,” kata Irianto, Kepapa Unit Pengelola Bendungan Way Rarem, melalui siaran pers, Sabtu (2/3). Dia menjelaskan, elevasi ini akibat dari curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Bendungan Way Rarem dan sekitarnya, sejak Jumat (1/3) pukul 17.00 Wib hingga Sabtu (2/3) pukul 05.00 Wib. “Ini bisa menyebabkan banjir,” tegas Irianto.
Dia mengimbau agar warga di dua kecamatan yang ada di Lampung Utara selalu waspada. Sebab, banjir bisa datang tiba-tiba akibat dari meluapnya air dialiran sungai. “Warga yang berada dibantaran sungai Way Sesah dan Kali Pasir harus waspada, sebab kondisi air di bendungan Way Rarem saat ini status siaga,” imbaunya.
Untuk meminimalisir korban banjir, pihak UPB Way Rarem bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (PBBD) Lampung Utara agar mensosialisasikan kepada warga adanya elevasi di bendungan Way Rarem. “Kami mohon kerjasama BPBD untuk dapat menginformasikan kepada masyarakat yang ada dibantaran sungai Way Sesah dan Kali Pasir,” imbuh Irianto. (rls/ardi)