
Lampung Utara (SL)-Fungsi kontrol dan pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur desa yang bersumber dari serapan Dana Desa (DD) membutuhkan evaluasi serius pihak terkait. DD Tahun 2018 di Kabupaten Lampung Utara kini memasuki termin III. Idealnya, realisasi pembangunan infrastruktur desa melalui serapan DD pada termin I dan termin II secara kasat mata memiliki progress yang signifikan.

Hasil penelusuran wartawan di Desa Sabuk Indah, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara, Rabu, (28/11), menemukan fakta pembangunan gedung PAUD Desa Sabuk Indah, baru tergarap pondasi bangunan saja alias mangkrak. Tidak jauh berbeda, kondisi bangunan sumur bor beton yang terletak tepat di halaman rumah Kades Hi. Pinandar, terlihat masih dilapisi papan-papan cor.
Dan ironisnya, berdasarkan keterangan yang dihimpun, Rencana Gedung Taman Kanak Kanak di desa tersebut bahkan sama sekali belum ada tanda-tanda pembangunan. Sebanyak dua gorong-gorong desa disinyalir fiktif dari pembangunan sebanyak lima gorong-gorong. “Gorong-gorong yang dibangun di desa ini sepengetahuan saya hanya ada tiga saja yang dibuat. Sementara, dua gorong-gorong lainnya merupakan gorong-gorong lama,” ujar narasumber media ini yang enggan identitasnya dipublikasikan, saat diwawancarai, Rabu, (28/11).
Sementara itu, Kaur Pembangunan Desa Sabuk Indah, Andi Lala, mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara pasti terkait proses pembangunan infrastruktur desa setempat. “Kalau rincian pasti apa saja pembangunan yang direalisasikan, saya tidak tahu dengan pasti. Konfirmasi langsung saja dengan kepala desa karena dia (Kades Hi. Pinandar.red) yang mengatur semuanya, Pak,” ujar Andi Lala, saat dihubungi awak media ini melalui komunikasi ponsel, Rabu, (28/11).
Hal senada juga disampaikan Sekretaris Desa Sabuk Indah, Yusrizal, jika dirinya tidak begitu memahami terkait progress pembangunan infrastruktur di desanya. “Setahu saya semuanya sedang dalam proses pengerjaan, Pak. Untuk data informasinya ada itu di balai desa,” kilah Yusrizal, melalui sambungan komunikasi ponsel.
Saat awak media ini mengunjungi Balai Desa, tidak nampak ada media informasi seperti yang diterangkan oleh Sekretaris Desa Sabuk Indah. Sementara, Kades Sabuk Indah, Hi. Pinandar tidak dapat dihubungi. Kediamannya pun dalam keadaan tidak berpenghuni. (ardi)