
Tulang Bawang Barat, sinarlampung.co – Masyarakat Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, mengaku resah menyusul terjadinya kebakaran di areal perkebunan karet milik PT Huma Indah Mekar (PT HIM).
Kebakaran tersebut diketahui terjadi pada Selasa sore. Menurut keterangan sejumlah warga, asap dari kebakaran lahan perkebunan tersebut berdampak terhadap aktivitas masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar lokasi.
Warga mengeluhkan kondisi udara yang dipenuhi asap. Bahkan, sejumlah warga mengaku mengalami sesak napas setelah menghirup udara di sekitar permukiman.
“Peristiwa ini cukup mengganggu aktivitas warga. Asapnya terasa sampai ke lingkungan permukiman dan membuat warga tidak nyaman,” keluh salah seorang warga. Selasa (6/10/2026).
Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan pengecekan terhadap penyebab kebakaran serta mengambil langkah yang diperlukan apabila nantinya ditemukan adanya unsur kelalaian atau faktor lain yang menyebabkan terjadinya kebakaran.
Warga juga meminta agar peristiwa tersebut menjadi perhatian serius, mengingat dampak asap tidak hanya dirasakan di sekitar lokasi kebakaran, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Selain persoalan kebakaran, masyarakat mempertanyakan kondisi lahan perkebunan yang berada dalam Hak Guna Usaha (HGU) PT HIM. Warga menilai sebagian areal perkebunan terlihat kurang terawat dan dibiarkan dalam kondisi rimbun seperti kawasan semak atau hutan.
“Kalau memang lahan tersebut masih dalam HGU, kami mempertanyakan mengapa kondisi lahannya terlihat seperti itu dan bagaimana pengelolaannya selama ini,” ujar warga.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi berwenang dapat melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lahan, termasuk memastikan status serta pengelolaan HGU sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Warga menegaskan bahwa mereka tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab kebakaran. Namun, mereka meminta agar peristiwa tersebut ditangani secara serius dan transparan sehingga penyebabnya dapat diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.
Masyarakat juga berharap pihak perusahaan dapat memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut, termasuk langkah penanganan kebakaran dan upaya mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kebakaran serta keterangan resmi dari pihak PT Huma Indah Mekar maupun instansi terkait masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut. (Sudirman)