
Banyumas, sinarlampung.co – Cinta tanah air tidak cukup hanya diucapkan. Menjaga tanah, air, dan lingkungan sekitar juga menjadi bagian dari cara warga mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu disampaikan Anggota MPR RI Siti Mukaromah saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Banyumas, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Siti, masyarakat tidak perlu memaknai Empat Pilar Kebangsaan sebagai teori yang hanya dihafalkan. Nilai-nilai tersebut justru dapat diterapkan melalui tindakan sederhana di lingkungan tempat tinggal.
“Banyak warga yang bertanya, bagaimana sih cara gampang mengamalkan Pancasila di kehidupan sehari-hari? Saya bilang, tidak usah bingung dengan bahasa politik yang tinggi-tinggi. Saat kita mau kerja bakti membersihkan selokan, memilah sampah di dapur, dan menanam pohon di pekarangan, itu sudah mengamalkan Pancasila,” ujar politisi yang akrab disapa Mbak Erma tersebut.
Ia mengatakan, persoalan lingkungan kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Perubahan iklim, cuaca ekstrem, sampah, hingga ancaman banjir dan kekeringan menjadi persoalan yang membutuhkan kepedulian bersama.
Karena itu, menurut Siti, semangat kebangsaan juga harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan.
“Kita sering bilang cinta tanah air. Tapi kalau tanahnya kita penuhi sampah plastik dan airnya kita cemari, di mana bukti cintanya? Menjaga lingkungan ini adalah cara kita membela dan mempertahankan NKRI dari ancaman bencana,” tegasnya.
Siti menjelaskan, nilai-nilai dalam Empat Pilar Kebangsaan memiliki kaitan erat dengan kehidupan masyarakat. Gotong royong membersihkan lingkungan, misalnya, merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus penerapan nilai persatuan.
Ia juga mengingatkan bahwa lingkungan yang bersih dan sehat bukan hanya persoalan kenyamanan, tetapi berkaitan dengan hak warga negara serta keberlangsungan kehidupan masyarakat.
“Masalah lingkungan tidak pernah memilih korban. Saat banjir atau kekeringan datang, semua orang terdampak tanpa memandang suku maupun agama. Sebab itu, isu lingkungan harus jadi pemersatu warga,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Siti juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan mulai dari lingkup terkecil, seperti rumah, RT, dan RW.
Ia berharap pesan yang disampaikan dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tidak berhenti sebagai materi di dalam ruangan, tetapi dilanjutkan melalui tindakan nyata di lingkungan masing-masing. (*)