
Pesawaran, sinarlampung.co – Aktivitas penambangan emas ilegal di Desa Bunut Seberang, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, kembali menuai sorotan tajam dari masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Kegiatan yang dinilai merusak lingkungan tersebut hingga kini masih terus berlangsung tanpa penindakan tegas. Masyarakat setempat bersama LSM mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Pesawaran dan Polda Lampung, untuk segera turun langsung ke lokasi guna menghentikan aktivitas ilegal tersebut. Selain merusak ekosistem, penambangan emas menggunakan metode gelundung itu juga diduga kuat melibatkan penggunaan bahan berbahaya seperti merkuri yang sangat berisiko bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Ketua LSM, Penjara Indonesia Mahmuddin, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat kondisi tersebut. Ia menegaskan dalam waktu dekat akan melayangkan surat resmi kepada pihak kepolisian agar segera mengambil langkah konkret.
“Kami mendesak Polres Pesawaran dan Polda Lampung untuk segera turun ke lapangan. Aktivitas ini sudah sangat meresahkan dan berpotensi merusak lingkungan secara permanen. Apalagi penggunaan merkuri sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar,” tegas Mahmuddin, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, jika dibiarkan terus berlangsung, dampak kerusakan lingkungan akan semakin luas, mulai dari pencemaran air, tanah, hingga ancaman kesehatan bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi tambang.
LSM dan masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas tanpa pandang bulu, serta menindak para pelaku sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mereka juga meminta adanya pengawasan berkelanjutan agar praktik serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas penambangan emas ilegal di lokasi tersebut dikabarkan masih terus berjalan Dan yang lebih parahnya lagi gelundungan rumahan tersebut dengan sengaja membuang limbah yang dialirkan ke sungai aktif di wilayah tersebut. untuk Gelundungan rumah beroprasi hanya pada malam hari. Berikut nama para penambang yang masih bandel melakukan kegiatan tersebut yang dihimpun dari pengaduan warga dan informasi hasil investigasi di lapangan, lengkapi bukti Poto vidio terbaru,
1. Dedi
2. Rohani, Dusun Sinar Banten
3. Asep Dusun Muara
4. Udin Kebo Bunut pasar
5. Udin Lia Dusun Harapan Jaya
6. Ropil Dusun Induk
7. Roso,
8. Badri,
9. Ristam Dusun Sinar Banten
10. Pulung,
11. Ai
12. Ade dusun cikulah Desa Bunut
13. Bahri,
14. Kurdik,
15. Sentot
16. Mulyadi.
Informasi yang dihimpun penambangan terletak di register 19 dan 20 Gunung Bundar serta Piung Kurnia. (Red)