
LAMPUNG SELATAN, sinarlampung.co– Kecelakaan beruntun akibat dugaan rem blong terjadi di Jalan Raya Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Minggu 5 April 2026 malam sekitar pukul 19.30 WIB. Sebuah truk lowbed pengangkut ekskavator hilang kendali hingga menghantam sepeda motor, mobil, dan berakhir menyeruduk rumah warga.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M. Erza Trisyahputra Nasution, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat truk bernopol BE-8425-Y melaju dari arah Desa Jatimulyo menuju Desa Karang Anyar.
”Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, saat tiba di lokasi kejadian, truk diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali,” ujar Erza di Mapolres Lampung Selatan, Senin 6 April 2026.
Dalam kondisi tak terkendali, truk tersebut pertama kali menghantam bagian kanan sepeda motor Yamaha Vixion (B-3076-KVX) yang datang dari arah berlawanan. Tak berhenti di situ, truk juga menyambar bagian kiri mobil Toyota Sigra (BE-1796-ABB) yang baru saja keluar dari gang Desa Karang Sari.
Laju truk baru terhenti setelah menabrak rumah milik warga bernama Muhrodin yang berada di pinggir jalan. Kerasnya benturan mengakibatkan kerusakan parah pada kendaraan dan bangunan, dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp130 juta.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka, dengan rincian dua luka berat dan satu luka ringan.
Para korban di antaranya:
Dicky Faris Fakhrudin (23): Pengendara motor, seorang mahasiswa asal Lampung Tengah.
Mahmud Julianto (28): Penumpang truk pengangkut ekskavator.
Hilman (56): Pengemudi mobil Sigra, seorang pensiunan TNI.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap sopir truk yang melarikan diri sesaat setelah kejadian.
”Sopir masih dalam pencarian karena belum ditemukan di lokasi. Kami juga sudah memanggil pihak perusahaan pemilik truk tersebut untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban,” Kata Erza.
Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Lampung Selatan guna penyelidikan lebih lanjut terkait kelayakan kendaraan dan penyebab pasti kegagalan sistem pengereman truk tersebut. (Red)