
Tanggamus, sinarlampung.co – Kekecewaan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus kembali mencuat. Warga menilai bupati belum mampu merealisasikan janji pembangunan infrastruktur, terutama di kawasan vital seperti Pasar Talang Padang yang kini kondisinya rusak parah.
Kondisi jalan di area Pasar Talang Padang dikeluhkan menyerupai kubangan saat diguyur hujan. Lubang-lubang besar yang digenangi air tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi pedagang dan pembeli, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Sudah lama kami menunggu perbaikan, tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Setiap hujan turun, jalan ini seperti kubangan. Sangat mengganggu aktivitas pasar,” ujar salah satu warga setempat, Jumat 3 April 2026.
Ketua LSM Penjara Indonesia, Mahmuddin, turut menyoroti ketidakkonsistenan pemerintah daerah dalam menjalankan komitmen pembangunan. Menurutnya, alasan-alasan yang kerap disampaikan pemerintah telah menurunkan kepercayaan publik.
“Janji-janji yang dulu disampaikan kini seolah menguap dengan berbagai alasan. Ini memicu kekecewaan mendalam dan menurunkan kredibilitas pemerintah daerah di mata masyarakat,” tegas Mahmuddin.
Ia mendesak Pemkab Tanggamus untuk lebih transparan mengenai kendala anggaran atau teknis yang dihadapi, daripada terus menunda tanpa kepastian.
Mahmuddin mengingatkan bahwa infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian warga. Ia meminta pemerintah tidak menutup mata terhadap kerusakan yang sudah berlangsung lama ini. “Jangan sampai masyarakat terus dirugikan. Pemerintah harus segera mengambil tindakan nyata dan berhenti beralasan. Infrastruktur jalan adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda-tunda,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Tanggamus belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga maupun desakan dari lembaga swadaya masyarakat tersebut. (Red)