
BANDAR LAMPUNG, sinarlampung.co– Dua mahasiswi MIPA Universitas Lampung (Unila) yang hanyut terbawa banjir bandang dari kawasan wisata Wira Garden akhirnya ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan Pulau Pasaran, Kotakarang, Kecamatan Telukbetung Timur, Kamis 2 Maret 2026 pukul 11.15 WIB.
Camat Telukbetung Timur, Bambang, mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jenazah pertama, yang diidentifikasi sebagai Bunga (22), ditemukan oleh seorang nelayan dalam posisi tengkurap di bawah kapal yang sedang diperbaiki.
”Tak jauh dari lokasi pertama, sekitar 20 meter, tim kembali menemukan jenazah korban kedua atas nama Fatmawati (22),” ujar Bambang.
Evakuasi ke RS Bhayangkara
Titik penemuan kedua korban ini berjarak cukup jauh, yakni sekitar 5,3 kilometer dari lokasi awal saat mereka terseret arus banjir bandang di kawasan wisata Wira Garden, Kecamatan Telukbetung Utara.
Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi kedua jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jl. Pramuka, Kecamatan Rajabasa untuk proses lebih lanjut. Suasana haru menyelimuti proses evakuasi yang juga dihadiri oleh pihak keluarga serta rekan-rekan korban dari organisasi PMII.
Sebelumnya, kedua korban sedang menikmati waktu bersama dua rekan lainnya di objek wisata Wira Garden. Namun, debit air sungai tiba-tiba meningkat drastis hingga terjadi banjir bandang yang menyeret mereka.
Dalam musibah tersebut, dua rekan korban lainnya, yakni Rika Yolanda dan Damayanti, berhasil menyelamatkan diri. Sementara Bunga dan Fatmawati hilang terbawa arus hingga akhirnya ditemukan di wilayah Telukbetung Timur siang ini. (Red)