
LAMPUNG BARAT, sinarlampung.co– Warga Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, digemparkan oleh penemuan sesosok jasad laki-laki yang bersimbah darah di tengah perkebunan pada Sabtu 28 Februari 2026. Korban diduga kuat menjadi korban penganiayaan berat sebelum akhirnya meninggal dunia.
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB di lahan perkebunan miliknya yang berlokasi di Pekon (Desa) Jagaraga, Kecamatan Sukau. Korban diketahui bernama Reza (23), seorang warga setempat.
Kondisi korban saat pertama kali ditemukan sangat memprihatinkan. Terdapat luka serius di bagian leher serta sejumlah bekas kekerasan di bagian tubuh lainnya. Saksi mata yang menemukan jasad korban tergeletak tak bernyawa segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Lampung Barat, Iptu Rudy Prawira, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Ia menjelaskan bahwa sesaat setelah menerima laporan, tim identifikasi langsung diterjunkan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). ”Setelah laporan diterima, tim kami langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan memastikan kondisi korban,” ujar Iptu Rudy.
Jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Alimudin Umar untuk dilakukan pemeriksaan medis (visum/autopsi) guna memperkuat bukti-bukti kekerasan. ”Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan yang cukup signifikan, terutama luka mencolok di bagian leher korban,” tambahnya.
Meski demikian, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan lebih rinci mengenai motif maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut karena masih dalam tahap penyelidikan intensif. ”Terkait rangkaian peristiwanya masih kami selidiki. Saat ini kami sudah membentuk tim khusus dan sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku,” pungkas Rudy. (Red)