
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Kenyamanan perjalanan masyarakat selama libur Imlek 2026 menjadi perhatian PT Hakaaston (HKA). Menjelang hari perayaan, perusahaan menyiagakan layanan operasi dan pemeliharaan pada total 989,55 kilometer ruas tol yang dikelola, dengan fokus menjaga permukaan jalan tetap mulus, bebas lubang, serta memastikan kebersihan rest area.
Di lapangan, pekerjaan pemeliharaan diarahkan pada titik-titik yang berpotensi menurunkan kenyamanan berkendara. Segmen yang membutuhkan penanganan segera ditangani cepat agar kualitas permukaan jalan tetap terjaga. Langkah ini ditempuh untuk mempertahankan kondisi jalan tanpa lubang selama periode layanan Imlek.
Fokus layanan tidak hanya pada ruas jalan, tetapi juga pada fasilitas pendukung. Pengelolaan kebersihan dan kelayakan rest area diperkuat, khususnya di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Pemeriksaan dilakukan pada kondisi toilet, area parkir, dan ruang publik. Sebanyak 12 unit toilet dipastikan siap digunakan, dengan dukungan petugas kebersihan yang bekerja dalam tiga shift.
Akses informasi perjalanan juga dipermudah melalui aplikasi ASTOLL. Pengguna jalan dapat memantau kondisi ruas dan lalu lintas melalui tayangan CCTV langsung, mengecek tarif tol, hingga mengetahui lokasi dan fasilitas rest area. Fitur ini membantu pengendara merencanakan perjalanan, terutama saat volume kendaraan meningkat.
Dalam operasionalnya, HKA mengandalkan sistem Toll Road Operation and Maintenance System (TROMS) untuk memantau kondisi ruas dan lalu lintas. Sistem ini menerima laporan kejadian, mencatat pekerjaan lapangan secara waktu nyata, serta mendukung koordinasi tim operasional agar respons penanganan lebih cepat dan terarah.
Selama periode libur Imlek, puncak pergerakan kendaraan diproyeksikan terjadi pada Sabtu, 14 Februari, dengan kondisi lalu lintas secara umum berada pada kategori normal terkendali, meski terdapat peningkatan lokal dan temporer di sejumlah titik.
Melalui kesiapan ruas jalan, penguatan layanan rest area, serta dukungan sistem operasi, HKA berupaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama libur Imlek 2026. Upaya ini diarahkan untuk memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan tetap mengedepankan keselamatan pengguna jalan. (*)