
Bandar Lampung, sinarlampung.co-Pasca-penerbitan Surat Keputusan (SK) Pimpinan Pusat, Caretaker Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga (PD-PPM) Provinsi Lampung, Slamet Riadi, resmi memulai langkah strategis untuk mensukseskan Musyawarah Daerah (MUSDA). Langkah ini diambil merujuk pada SK Pencabutan Skep Nomor 13/PP.PPM-DPD/VI/2025 tertanggal 24 Juni 2025.
Sebagai langkah awal, Slamet Riadi langsung melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Dewan Pembina PPM Lampung, Mayor (Purn) H. Subardi, yang juga menjabat sebagai Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Lampung pada Senin 2 Februari 2026.
Slamet menegaskan bahwa amanah yang diterimanya dari Ketua Umum PPM, Patriani Paramita Mulia, murni didasari oleh semangat pengabdian sebagai anak pejuang untuk menjaga marwah organisasi dan para pendahulu.
“Saya berharap MUSDA PPM di Lampung dapat berjalan lancar. Fokus utama saya adalah menyatukan kembali seluruh potensi yang ada menuju PPM Bersatu. Tidak ada kepentingan lain selain menjaga marwah perjuangan orang tua kita yang telah meraih kemerdekaan,” tegas Slamet.
Terkait dinamika internal, Slamet menyatakan pihaknya selalu terbuka bagi siapapun yang memiliki niat tulus membesarkan organisasi di Lampung. Dalam waktu dekat, ia berencana menggelar rapat konsolidasi untuk mematangkan tahapan menuju Musda.
“Mari bersatu padu jika memang merasa sebagai anak pejuang yang sah. Saya segera menggelar Rapat Konsolidasi untuk langkah menuju ‘Musda PPM Bersatu’. Silakan, pintu kami terbuka untuk menyatukan kembali PPM di Lampung,” imbuhnya.
Dukungan Penuh dari LVRI Lampung
Di sisi lain, Ketua LVRI Lampung, Mayor (Purn) H. Subardi, menyambut baik penunjukan Slamet Riadi. Ia menegaskan dukungannya tegak lurus sesuai dengan garis komando dari DPP LVRI Pusat dan Pimpinan Pusat PPM.
“Sebagai Dewan Pembina, saya mendukung penuh penunjukan Slamet Riadi sebagai Ketua Caretaker. Saya berpegang teguh pada keputusan pusat; Pusat menunjuk Ketum Patriani Paramita Mulia, dan beliau menunjuk Slamet di Lampung. Artinya, itu yang harus didukung sesuai mandat,” ujar pria yang akrab disapa Ayah Badri tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan organisasi agar tidak terpecah belah oleh kepentingan tertentu. “Musda Lampung harus berjalan. Saya selaku pembina akan mengamati dan memastikan semuanya berjalan berdasarkan satu garis komando,” ujarnya. (Red).