
Agam, sinarlampung.co – Tim relawan Pemerintah Provinsi Lampung disebar ke sejumlah titik terdampak gempa di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, guna memastikan dukungan maksimal bagi korban bencana. Penyebaran personel dilakukan agar proses evakuasi, pelayanan kesehatan, hingga distribusi bantuan dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.
Ketua Tim Relawan Pemprov Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan pembagian personel dilakukan berdasarkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing relawan. Selain itu, tim juga melakukan pemetaan wilayah untuk memudahkan penanganan di lapangan.
“Kita ada tenaga medis di Koto Alam penempatan puskesmas, SAR di Posko utama Basarnas Koto Alam ada tim mapala dan forum Rescue Lampung di Salareh Aia, PMI mambaur dengan posko induk dan posko tanggap Palembayan, kemudia Destana mobile ke beberapa posko dan pengungsian untuk trauma healing,” ujar Wahyu, Senin (15/11/2025).
Menurut Wahyu, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela agar relawan Lampung mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan kemanusiaan di daerah terdampak.
“Misi kemanusiaan relawan dari Lampung untuk Sumarera Barat harus maksimal, dengan koordinasi baik bersama BPBD Agam baik untuk proses evakuasi sampai tanggal 22 mendatang untuk seterusnya,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan pesan Gubernur Lampung yang menekankan nilai solidaritas antar daerah.
“Kalau kata pak Gubernur Lampung, kita pernah dibantu oleh Sumatera Barat waktu Tsunami, nah rendang itu sekarang sudah jadi darah dan daging sehingga sudah waktunya kita kembali membantu saudara kita di Sumatera Barat,” ungkap Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu menyebutkan sebagian relawan saat ini bergerak menuju beberapa titik yang terisolasi dan terdampak banjir bandang di kawasan lingkar Danau Maninjau. Selain itu, tim relawan Lampung juga dilibatkan dalam pendistribusian bantuan bersama Bupati Agam, termasuk dukungan tenaga medis dari RMD Care.
“Ada juga kita sertakan tim dari relawan Lampung untuk mendistribusikan bantuan ke Agam bersama ibu bupati, ada juga tim medis RMD Care, diharapkan estafet ini terus berjalan sehingga tugas-tugas kita 14 disini suksesnya dan menjadi kesan tersendiri,” katanya.
Diketahui, Kabupaten Agam menjadi salah satu wilayah paling terdampak bencana di Sumatera Barat. Sejumlah kecamatan dilaporkan mengalami korban jiwa akibat banjir bandang yang melanda kawasan tersebut.
Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Lampung sebagai provinsi sahabat. Sebagai bentuk kepedulian, Lampung kembali mengirimkan relawan tahap kedua yang sebelumnya dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Lampung pada Kamis (11/12/2025). (*)