
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Kepala Balai Bahasa Lampung, Halimi Hadibrata menyambut baik gelaran Festival Cerpen Indonesia 2025 yang digelar pada 9-11 November mendatang. Ia pun menyusulkan agar ada pemisahan antara peserta jenjang SMP/SMA dengan umum.
“Ini dalam rangka memudahkan pembaca memilih buku bacaannya,” ucap Halimi saat audiensi di ruang kerjanya, Kamis, 30 Oktober 2025.
Tujuan lainnya, kata Dewan Penasehat Forum Guru Motivator Peduli Literasi (FGMPL) Lampung itu, pemisahan ini sebagai tolok ukur daya minat anak-anak SMP dan SMA serta umum pada penulisan cerpen.
Panitia Pelaksana menyambut baik usulan ini. Katagori peserta festival adalah umum untuk usia 13 tahun ke atas.
Festival yang digagas FGMPL Lampung dan SIP Publishing Purwokerto. Akan berlangsung secara daring pada 9-11 November 2025, peserta nyaris 3.000 dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Taiwan, dan Mesir. Target panitia mencapai 5.000 peserta.
Ketua Panitia, Arsiya Heni Puspita menyatakan, ini merupakan kesempatan baik untuk mengasah kemampuan kita dalam menulis terutama cerpen.
“Diharapkan bisa menjadi pemantik menelurkan karya sastra lainnya seperti novel, puisi, dan lain-lain,” tandasnya.
FGMPL Lampung berdiri sejak 2021 di bawah Forum Indonesia Menulis (FIM), menjadi wadah bagi para guru dan pegiat literasi di daerah.
SIP Publishing, penerbit yang telah menghasilkan lebih dari 3.900 judul buku, kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu penerbit tiga besar terbaik dari 993 penerbit di Jawa Tengah tahun 2024. (Heny)