
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Semangat literasi akan berpuncak di Lampung akhir tahun ini. Forum Guru Motivator Peduli Literasi (FGMPL) Provinsi Lampung bersama SIP Publishing, penerbit asal Purwokerto, bersiap menggelar Festival Cerpen Indonesia 2025. Ajang nasional ini memadukan pelatihan, lomba, dan penerbitan karya para penulis dari berbagai daerah.
Peluncuran buku antologi cerpen hasil festival ini dijadwalkan berlangsung di Bandar Lampung pada Minggu, 14 Desember 2025.
Festival yang baru pertama kali digelar ini mengusung semangat untuk menumbuhkan minat menulis di kalangan guru, pelajar, dan pegiat literasi di seluruh Indonesia. Bahkan, antusiasmenya menembus batas negara. Peserta tercatat mencapai dua ribu orang, termasuk dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Ketua FGMPL Provinsi Lampung, Sumedi, menyebut Lampung patut berbangga karena dipercaya menjadi tuan rumah peluncuran buku perdana Festival Cerpen Indonesia.
“Provinsi Lampung menjadi tuan rumah peluncuran buku untuk Festival Cerpen Indonesia 2025 ke-1 merupakan suatu kehormatan,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).
Ia memastikan, seluruh pengurus FGMPL kabupaten/kota di Lampung telah diberi arahan untuk mendukung kegiatan ini.
“Semoga acara ini berjalan dengan baik, lancar, dan sukses,” tambahnya.
Dari pihak penerbit, Indra Gunawan, Direktur SIP Publishing, menegaskan kerja sama ini adalah langkah konkret untuk memperkuat ekosistem literasi nasional.
“Mudah-mudahan kerja sama ini bisa menghasilkan kesejahteraan bersama,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Prof. Sowiyah, Dewan Pembina Pengembangan Teknis FGMPL dan SDM, sekaligus Guru Besar Universitas Lampung.“Festival ini luar biasa, budaya menulis harus diteruskan,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan berskala nasional seperti ini bisa mengangkat nama Lampung sebagai salah satu pusat gerakan literasi di Indonesia. “Buku merupakan cakrawala,” ujarnya menutup pernyataan.
Ketua panitia, Arsiya Heni Puspita, mengaku antusias menyiapkan festival ini bersama tim. “Kami koordinasi dengan Dewan Penasehat Kebijakan FGMPL, SIP Publishing, dan pihak terkait lainnya,” ujarnya.
Selain lomba dan pelatihan, panitia juga menyiapkan Wisata Literasi untuk memperkenalkan potensi pariwisata Lampung kepada peserta luar daerah.
“Diharapkan festival ini bisa meningkatkan indeks literasi dan mengangkat nama Lampung di tingkat nasional bahkan internasional,” tutur Arsiya yang juga dikenal dengan nama pena Arsiya Oganara.
Kegiatan akan dimulai dengan publikasi dari 22 Oktober hingga 8 November 2025. Selanjutnya, peserta akan mengikuti pelatihan menulis cerpen secara daring melalui Zoom selama tiga hari berturut-turut. Hari pertama, Minggu, 9 November 2025 pukul 19.30-21.30 WIB akan dipandu oleh Sasti Gotama. Hari kedua, Senin, 10 November pukul 19.30-21.30 WIB, pelatihan dipandu Royyan Julian. Hari ketiga, Selasa, 11 November, peserta akan belajar bersama Yuditeha pada waktu yang sama.
Pengiriman naskah dibuka dari 12 hingga 26 November 2025. Setelah itu, kurasi naskah dan penjurian berlangsung antara 27 November hingga 12 Desember 2025. Puncaknya, pengumuman pemenang sekaligus peluncuran buku akan digelar pada Minggu, 14 Desember 2025 di Bandar Lampung.
Setiap peserta akan mendapatkan fasilitas lengkap, berupa mengikuti pelatihan menulis cerpen dan lomba secara gratis, modul materi dan video pelatihan, serta E-sertifikat 34 Jam Aktivitas Produktif (JAP). Karya terbaik akan diterbitkan dalam buku antologi, dengan total hadiah Rp15 juta untuk 15 penulis terbaik, piagam penghargaan untuk 200 naskah terbaik, dan sertifikat partisipasi bagi seluruh peserta.
Peserta akan mendapatkan pelatihan gratis, modul, video pembelajaran, serta E-sertifikat 34 Jam Aktivitas Produktif (JAP).
Sebanyak 15 penulis terbaik akan memperoleh hadiah total Rp15 juta, disusul piagam untuk 200 karya unggulan.
Tentang Penyelenggara
FGMPL dibentuk oleh alumni Forum Indonesia Menulis (FIM) pada tahun 2021 dan kini memiliki cabang di seluruh provinsi. Sementara SIP Publishing, berdiri sejak 2014 di Purwokerto, telah menerbitkan lebih dari 3.900 judul buku dan meraih penghargaan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah sebagai tiga besar penerbit terbaik 2024.
Melalui Ruang LiteraSIP, media sastra online-nya, SIP juga rutin menayangkan cerpen dan puisi setiap Minggu, lengkap dengan honor bagi penulis terpilih. (Heny)