
Tanggamus, sinarlampung.co-Mobil Minibus Isuzu Elf rombongan keluarga pengantin asal Bogor, masuk terperosok kejurang sedalam 10 meter di Tanjakan Sedayu, Jalan Lintas Barat, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus. Dua korban tewas, lainnya luka-luka, Minggu 5 Oktober 2025 sekira pukul 13.00 WIB.
Dalam peristiwa itu, dua orang meninggal dunia bernama Aji, dan Maryanah (54), meninggal dunia di RS Mitra Husada Pringsewu. Tiga lainnya luka berat dan delapan penumpang lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu untuk mendapatkan penanganan medis.
Informasi dilokasi kejadian menyebutkan para korban adalah rombongan pengantin yang baru saja menghadiri acara di Kabupaten Pesisir Barat. Dari 12 penumpang dan satu orang sopir dalam minibus itu, dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia. “Para korban ini adalah rombongan pengantin asal Bogor yang akan pulang kembali ke Bogor usai menghadiri resepsi di Kabupaten Pesisir Barat,” Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sudjatmiko,
Rahmad menjelaskan saat ini sejumlah penumpang yang selamat masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Husada, Kabupaten Pringsewu. AAda beberapa yang mengalami luka berat yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Selain 2 korban meninggal dunia, 3 orang mengalami luka berat. Kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut,” tandasnya.
Rahmat Sudjatmiko mengatakan, mobil yang membawa rombongan besan pengantin itu hilang kendali di jalan menurun dan menikung tajam, sebelum akhirnya masuk ke dalam jurang. “Terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Barat, Tanggamus, sekitar pukul 11.00 WIB. Dari 13 penumpang termasuk sopir, dua meninggal dunia dan tiga lainnya luka berat,” ujar Rahmad, Senin 6 Oktober 2025.
Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyebab kecelakaan diduga karena sistem rem kendaraan tidak berfungsi alias rem blong. “Dari hasil penyelidikan, mobil tersebut mengalami rem blong hingga akhirnya terperosok ke dalam jurang,” ujar Rahmat,
Rahmat menyatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kecelakaan tunggal tersebut. Polisi akan memeriksa sejumlah saksi dan kondisi kendaraan untuk memastikan penyebab pasti insiden nahas itu. “Kami masih mendalami keterangan saksi-saksi dan melakukan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan. Ini untuk memastikan apakah penyebabnya murni human error atau karena rem blong,” jelas dia.
Tanjakan Sedayu sendiri dikenal memiliki kontur jalan curam dan tikungan tajam. Lokasi tersebut kerap menjadi titik rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan besar seperti minibus dan truk.
Identitas Sopir dan Penumpang
Sopir: Mail (52), warga Dusun Tarikolot, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Penumpang:
1. Aji
2. Maryanah (54)
3. Siti Aisah (35)
4. M. Alfarizi (9)
5. Syahreza (13)
6. Sunerni (54)
7. Siti Fadilatul M (10)
8. M. Husen (50)
9. Mamah (35)
10. Acep
11. Nining
12. Asmi
Korban Jiwa dan Luka
Akibat kecelakaan itu, dua korban dinyatakan meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. Berikut rinciannya:
1. Aji, meninggal dunia di RS Mitra Husada Pringsewu.
2. Maryanah (54), meninggal dunia di RS Mitra Husada Pringsewu.
3. Mamah (35), mengalami luka robek di bagian kepala.
4. Siti Aisah (35), mengalami luka robek di tubuh.
5. Syahreza (13), mengalami luka robek di bagian kepala. (Red)