
Bandar Lampung, sinarlampung.co-Gedung Graha Kemahasiswaan Universitas Lampung (Unila) adalah pembangunan gedung baru tiga lantai yang telah selesai dan diresmikan pada 5 September 2023. Gedung itu berfungsi sebagai pusat kegiatan dan kesekretariatan bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Unila.
Meski genap dua tahun, kondisi gedung terlihat tidak sempurna dikerjakan. Pengamatan dilapangan kondisi gedung kini sudah banyak tembok yang retak-retak, bahkan plapon-plapon sudah rontok berjatuhan. Ironisnya lagi, meski telah rampung, tidak ditemukan data nilai prpyek, dan asal anggaran proyek gedung tersebut, baik di website Unila, dan jejang ekspose peresmian gedung.
“Gedung ini proyek gagal bang. Lihat belum juga sempurna, kini sudah banyak yang rusak. Dinding banyak retak, pembatas lantai dua dan lantai tiga sudah rusak. Bahkan liah plapon-plapon luar pada copot,” kata mahasiswa yang beraktivitas di lokasi gedung.
Menurutnya, gedung tersebut memang sudah memiliki ruang sekretariat, ruang aula, fasilitas kamar mandi, dan kabarnya akan terus dikembangkan fasilitas pendukungnya untuk menunjang kegiatan dan prestasi mahasiswa, serta dilengkapi dengan penjagaan 24 jam. “Ruangan kecil kecil, lebih luas di gedung lama untuk secret. Katanya akan dilengkapi lagi,” ujarnya.
Data sinarlampung.co menyebutkan Gedung tersebut dibangun untuk menjadi pusat kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Unila selesai tahun 2023. Tujuannya untuk menyediakan ruang sekretariat yang layak bagi UKM dan Ormawa, terutama bagi yang sebelumnya tidak memiliki ruang sekretariat.
Selain itu untuk memperbarui dan menambah fasilitas untuk mendukung kegiatan mahasiswa agar dapat berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Gedung ini terdiri dari tiga lantai. Lantai 1 berisi ruang kesekretariatan dan gudang. Lantai terdapat dua ruang aula dan kamar mandi. Dan fasilitas kamar mandi tersedia di setiap lantai.
Saat proses pembangunan sempat dikunjungi Wakil Rektor dan Rektor untuk memastikan kesesuaian pembangunan dengan desain dan kualitas material. Gedung baru diresmikan oleh Rektor Unila pada 5 September 2023. Saat peresmian, sudah ada 23 UKM dan Ormawa yang menempati ruang di gedung baru tersebut, dan sisanya masih dalam proses.
Unila berkomitmen untuk terus memperbarui dan menambah fasilitas pendukung secara bertahap. Gedung dijaga oleh satpam selama 24 jam.
Terdapat 31 ruang yang akan diisi oleh Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) dan Unit Kegiatan Mahasiswa tingkat universitas (UKM-U). Pada saat peresmian, baru tercatat 23 Ormawa dan UKM-U yang telah menempati, dan sisanya hanya 8 yang belum menempati ruang gedung baru tersebut.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Anna Gustina Zainal saat sambutan peresmian mengatakan bahwa dalam pembangunan gedung baru itu masih terdapat kekurangan di dalamnya. “Ruangan atau gedung ini masih ada beberapa hal yang kurang, tapi, saya dan adik mahasiswa sudah berkomitmen kita akan mempergunakan gedung ini semaksimal mungkin, ujarnya.
Dia berharap pimpinan Unila setelah ini dapat mengevaluasi serta memberikan fasilitas tambahan khusus untuk Ormawa dan UKM-U yang memiliki banyak inventaris barang. “Mudah-mudahan setelah menempati graha ini kita akan evaluasi dan nanti dari pimpinan universitas bisa memberikan atensi mungkin pada tahun yang akan datang bisa ditambahkan, terutama terkait tempat penempatan barang inventaris, seperti UKM yang besar,” harapnya.
Rektor Unila, Prof. Lusmeilia Afriani juga menuturkan, setelah pembangunan ini keamanan sekitar Graha Kemahasiswaan Unila harus ditingkatkan, terlebih tempat penyimpanan barang para Ormawa dan UKM-U. “Untuk ke depan yang perlu diperhatikan itu adalah pos satpam, CCTV, dan Gudang untuk UKM yang memerlukan dan mempuyai peralatan tempat yang sangat luas, itu yang harus perlu di perhatikan dan keamanan,” ujarya. (Red)