
Tulang Bawang Barat, sinarlampung.co – Seorang guru olahraga di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Mutaqin, Tiyuh Penumangan Baru, bernama Ngadino, akhirnya mengakui perbuatannya melakukan kekerasan terhadap salah satu siswanya, AZ. Pengakuan ini muncul setelah Ngadino sempat mengelak dan berdalih di hadapan sejumlah anggota polisi dan kepala sekolah. Kamis (21 Agustus 2025)
Awalnya, Ngadino membantah telah memukul AZ. Ia hanya mengatakan bahwa ia memukul korban dengan pelan. Namun, kesaksiannya langsung dibantah oleh beberapa siswa yang menyaksikan langsung kejadian tersebut. Menurut para saksi, Ngadino terlihat sudah bersiap-siap memukul korban dari jarak jauh.
Salah satu saksi bahkan mengaku mendengar suara pukulan yang jelas saat Ngadino memukul wajah AZ. Para siswa yang menjadi saksi mata menyebut Ngadino telah berbohong, karena mereka melihat Ngadino berjalan cepat menuju korban dengan ancang-ancang untuk memukul.
Terungkap pula dari pengakuan para siswa bahwa Ngadino sering melakukan kekerasan fisik. Salah satu siswa bahkan pernah nyaris diterjang dengan kaki oleh Ngadino. Beruntung, tendangan itu hanya mengenai pinggangnya sedikit.
Saat ini, pihak keluarga AZ telah menghubungi Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tulang Bawang Barat untuk membuat laporan kepada aparat penegak hukum (APH). Pihak keluarga menuntut keadilan bagi AZ, terutama setelah Ngadino mengancam korban tidak akan memberikan pelajaran olahraga selama ia mengajar. Padahal, korban telah membayar sejumlah uang kepada yayasan untuk bisa bersekolah dan mendapatkan haknya, termasuk pelajaran olahraga.
“anak saya sudah dua kali dipukul dia yang pertama pakai bambu sampai bajunya robek tapi Dia nggak cerita baru tahu setelah kemarin dia pulang nangis bilang habis dipukul guru kuping yang ngedengung sama rahangnya sakit anak saya sekolah di situ bayar.” Ucap Fitri.
Sejauh ini awak media telah berhasil mengumpulkan informasi dan banyak nama yang diduga kuat pernah mengalami kekerasan fisik dilakukan oleh Ngadino, bahkan awak media telah mendapatkan informasi adanya dugaan perbuatan cabul atau tidak senonoh yang diduga kuat dilakukan oleh nya awak media juga telah berhasil mengantongi sejumlah nama siswi bahkan beberapa diantaranya telah lulus sekolah. (Yoga)
Keterangan Foto: Ngadino memakai baju berwarna oranye. (Foto: Dok)