
Bandar Lampung, sinarlampung.co-Ribuan hektare sawah rusak dan gagal panen akibat hujan beberapa pekan Februari 2024. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mencatat total luasan sawah yang berisiko terpapar banjir adalah 74.095 hektare, tersebar di enam Kabupaten di Provinsi Lampung.
Anggota Komisi I DPRD Lampung Wahrul Fauzi mempertanyakan bagaimana komitmen garansi asuransi yang ada dalam program unggulan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yaitu program Kartu Petani Berjaya. “Setidaknya ada enam kabupaten di lampung yang terdampak banjir. Mulai dari Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Lampung Barat, Mesuji dan Tulang bawang,” kata Wahrul.
Lalu, kata Wahrul, dalam konteks saat ini, Apakah pemprov akan memberikan bibit dan pupuk terhadap petani yang terdampak. “Kapan gubernur akan turun melihat lapangan?,” kata Wahrul.
Caleg Partai Gerindra ini juga menyampaikan bahwa banyak petani yang mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi. “Ada juga petani yang sawahnya baru ditanam dan baru diberi pupuk, lalu terkena banjir. Ini kan perlu segera disikapi?,” ujarnya.
Wahrul Fauzi Silalahi berharap, di akhir masa jabatan Gubernur Arinal Djunaidi, akan ada realisasi nyata Program Kartu Petani Berjaya untuk masyarakat Lampung. (Red)