Bukittinggi (SL)-Walikota Bukittinggi melantik sembilan pejabat eselon II di lingkungan pemerintah kota Bukittinggi di Ruang Pertemuan Rumah Dinas Walikota, Senin (06/01).. Prosesi pelantikan pejabat tinggi pratama dihadiri Wakil Wali Kota. Pejabat eselon II yang dilantik yakni Yuen Karnova yang kembali dikukuhkan menjadi Sekda, Nofrianto CH, tetap menjadi Assisten I Setdako, Ellya Makmur dilantik menjadi Assisten II, menggantikan Ismail Johar yang dilantik menjadi Kepala Dinas Pertanian, Zet Buyung, tetap menjadi Assisten III.
Selanjutnya, Novri, dilantik menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Rismal Hadi, dilantik menjadi Kepala Bapelitbang, Linda Faroza dilantik menjadi Kepala Dinas Sosial dan Aldiasnur dilantik menjadi Kepala Satpol PP Bukittinggi.
Wali kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, proses mutasi dan pengukuhan kembali dilaksanakan sebagai upaya untuk mengisi kekosongan jabatan dan juga didasarkan pada perubahan nomenklatur. Sementara, untuk mengisi kekosongan jabatan karena ada pejabat yang pensiun, diberlakukan proses lelang jabatan. “Karena saya berniat maju dalam pilkada 2020, 07 Januari besok, terakhir bagi saya untuk melaksanakan mutasi. Pagi ini, kami lantik sembilan pejabat. Nanti siang, akan kita lanjutkan dengan pelantikan ratusan pejabat eselon III dan IV. Ini sebagai salah satu bentuk penyegaran dalam organisasi pemerintahan,” ungkap Ramlan
Lebih lanjut, Wako berpesan kepada seluruh pejabat yang dilantik, untuk dapat bekerja cepat dan maksimal. Ini adalah posisi strategis untuk menentukan pembangunan daerah kedepan. “Masih banyak pekerjaan yang menunggu. Dinsos segera pacu percepatan kegiatan persoalan kemiskinan harus ditekan. Pejabat harus tetap semangat. Tugas Satpol PP sangat berat, menentukan dari pada persoalan kota, menegakkan perda. Karena kita semua pelayan masyarakat. Apapun yang dilaksanakan harus disandarkan pada aturan, karena aturan harga mati,” tegasnya.( Zlk)