
Jakarta (SL)-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksi kepada Polri agar terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menghadapi terwujudnya Indonesia Emas 2045. Presiden juga minta kepolisian agar mengedepankan strategi pemolisian proaktif. Serta melakukan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.
“Pertama terus tingkatkan sumber daya manusia Polri. Kedepankan strategi pemolisian proaktif. Serta melakukan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Terus tingkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, murah, cepat, secara konsisten dan berkelanjutan,” ” kata Jokowi saat memberikan sambutan dihadapan para peserta upacara peringatan HUT ke-73 Bhayangkara di halaman Monas, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2019).
Lalu, dia meminta agar tingkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. “Tingkatkan profesionalisme dan transparansi dalam penegakan hukum, serta memberikan rasa adil kepada masyarakat,” kata Jokowi.
Kemudian, Jokowi juga meminta kepada Polri untuk bisa bekerja sama dengan TNI, hingga kementerian/lembaga serta pemerintah daerah dan masyarakat. “Perkuat koordinasi dan kerja sama dengan TNI, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dalam negeri,” ungkap Jokowi.
Jokowi menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Bhayangkara di halaman Monas, Jakarta Pusat, Kamis (10/6/2019), didampingi Ibu Negara, Iriana. Serta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istrinya Mufidah Jusuf Kalla. Juga hadir Wakil presiden terpilih Ma’ruf Amin, Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-9 Hamza Haz, serta jajaran menteri kabinet kerja.
Mobil Jokowi disambut dan diiringi pasukan perempuan berkuda. Dia pun diantar hingga pintu VIP. Dalam sambutannya Jokowi mengapresiasi kinerja polisi mulai dari mengungkapkan berbagai kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, terorisme, hingga kejahatan terhadap kekayaan negara.
Penghargaan
Presiden RI Joko Widodo juga memberi penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya kepada empat anggota Polri yang dinilai berjasa dalam menjalankan tugasnya. Penghargaan diberikan oleh Jokowi pada puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-73 di Lapangan Monas, Rabu (10/7/2019).
Empat anggota Polri yang menerima tanda penghargaan kehormatan bintang bhayangkara nararya yaitu, Brigjen Pol Dwiyono (Pati Bagintelkam Polri), Kombes Pol Tommy Aria Dwianto (Analis Kebijkaan Madya Bidang Misinter Divhubinter Polri),AKP Sriyono (Kaur SDM Resimen Paspelopor Korbimob Polri) dan AIPTU Sulastri (Brigadir SPKT Restro Tangerang Kota Polda Metro Jaya).
Penghargaan diberikan empat anggota Polri yang berjasa besar dengan keberanian kebijaksanaan dan ketabahan luar biasa melampaui panggilan yang diembankan untuk kemajuan kepolisian. Penghargaan ini juga pernah diterima oleh mantan Wakapolda Lampung Irjen Pol Teddy Minahasa.
Selain itu, dalam perayaan HUT Bhayangkara ke-73, yaitu pemberian potongan tumpeng kepada dua polisi. Pertama adalah Ipda Tatang, Kanit lantas Polsek Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat, yang menabrakkan sepeda motor dinasnya untuk mengganjal ban truk tronton agar tidak terjadi kecelakaan beruntun.
Lalu tumpeng yang kedua akan diberikan kepada Bripka Frans Yos Dumupa, yang selamat dalam penyerangan KKB ke Polsek Sinak, Papua. Kedua personel tersebut rencananya akan menerima potongan tumpeng langsung dari Presiden.
Selain penyerahan tumpeng, akan diberikan pula penghargaan kepada para Bhabinkamtibmas, Babinsa TNI, dan kepala desa yang berprestasi di empat wilayah perbatasan Indonesia. Total yang akan menerima penghargaan berjumlah 12 orang. (red)