
Bandar Lampung (SL)-Managemen PT. Usaha Remaja Mandiri, pelaksana proyek Proyek pembangunan ruas jalan Pardasuka-Pringsewu senilai Rp50 mengklaim bahwa pihaknya sudah melakukan pekerjaan secara baik. Kondisi rusak yang dipersoalkan belakangan ini, telah dilakukan perbaikan diperbaiki dalam masa pemeliharaan, dengan kualitas sesuai dengan spesipikasi.
Juru bicara PT Usaha Remaja Mandiri Hendra Jakaria, mengatakan bahkan hingga kini, para pekerja masih berada di lokasi mengerjakan dengan memakai mesin bor aspal. “Ya perusahaan kami pemenang tender memperoleh Rp 50 miliyar. Perusahaan ini setiap mendapat proyek jalan tambal sulam selalu menggunakan alat Jack Hammer atau Driling Hummer untuk melengkapi lapisan aspal. Jadi semua sudah diperbaiki, tidak ada masalah lagi,” kata Hendra Jakaria, melalui rilis yang dikirim kepada sinarlampung.com, Selasa (23/4).
Saat ini, kata Hendra, proyek Jalan Pringsewu-Pardasuka sedang diperbaiki dalam masa perbaikan, mulai dari pembangunan bahu jalan di batu bata yang sudah diperbaiki dan rapi sesuai kebutuhan. “Semua diperbaiki termasuk dalam pemeliharaan. “Kami pastikan semuanya sudah sesuai dengan spek. Karena dan Dinas Pekenjaan Umum sudah sering turun ke lapangan,” katanya.
Bahkan, kata Hendra, jika ada yang mau menegur, Dinas PU bisa langsung di tempat pembangunan jalan tersebut. Selain itu memang kondisi lokasi pekerjaan memang labil. “Kondisi labil, karena bekas rawa. Tapi walau begitu sampai saat ini masih dalam pemeliharaan. Dan rekananpun melakukan perbaikan yang telah rusak, karena ini masih dalam tanggung jawab rekanan,” ujarnya.
Hendra menambahkan, proyek Jalan Pringsewu-Pardasuka itu hingga kini masih dalam pemantuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan. “Bahkan DPRD daerah ikut serta BPK dan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Tinggi TP4D sudah turun melhat kondisi jalanya,” katanya. (rls/red)