
Tanggamus (SL)-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tanggamus mengingatkan masyarakat tidak terlibat money politik atau politik uang pada pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang, baik pileg dan Pilpres. Selain sangsi yang berat, hal itu juga dalam rangka menjaga proses demokrasi yang jujur adil.
Ketua Bawaslu Tanggamus Dedi Pirnando mengatakan pada pemilu ini mudah-mudahan berjalan dengan apa yang diharapkan berdasarkan azas-azas pemilu. “Yaitu, Pemilu yang Luber dan Jurdil, mandiri dan bermartabat, dan hindarkanlah money politic,” katanya.
Karena UUD No 7 th 2017 Tentang pemilu ini sangatlah berat sanksinya, “Untuk itu kami dari Bawaslu mengajak kita semua untuk bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan Pemilu,” katanya pada acara sosi sosialisasi tentang pemilu th 2019, Rabu 19 des 2018 tepatnya di Gedung Serba Guna ( GSG ), Pekon (desa) Belu kecamatan Kota Agung Barat Tanggamus,
Ketua Panwascam Kota Agung Barat, Rober Indra selaku kord. Divisi penindakan pelanggaran, mengatakan maksud dan tujuan diadakan sosialisasi pemilu guna mencapai demokrasi yang betul-betul amanah, dan bermartabat. “Demi untuk mensukseskan pemilu di th 2019 ini, kami dari Panwaslu Kecamatan Kota Agung Barat mengucapkan ribuan terimakasih atas kerjasamanya, baik dari Uspika, dan dari kalangan tokoh–tokoh masarakat,” katanya.
Pada kesempatan itu juga Camat Kota Agung Barat, Zulyadi menyampaikan bahwa pemilu ini adalah 5 (lima) kali pencoblosan dalam waktu sehari. “Jadi hati-hati kepada kita semua untuk memilih gak usah terburu-buru, biar kertas suaranya tidak ada yang rusak, dan jangan terpropokasi, atau di pengaruhi, gunakanlah hak pilih dengan hati nurani kita masing-masing,” ungkapnya.
Hadir pasat itu, tokoh masarakat, toko adat, toko agama, toko pemuda, dan toko perempuan. Yang ada di beberapa kecamatan di kabupaten tanggamus. Selain mengundang tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh wanita, hadir juga unsur pimpinan kecamatan(USPIKA). Hadir Camat Kobar Polsek Kota Agung da Koramil Kota Agung. (rls/Indra)