
Dharmasraya (SL) – Maraknya tempat hiburan malam di Kabupatem Dharmasraya, Sumater Barat, membuat banyak kalangan ibu rumah tangga, alias pasukan emak-emak menjadi kesal serta gelap mata.
Mereka ramai-ramai mendatangi tempat tersebut dan menahan beberapa orang yang di duga pekerja di kafe remang-remang tersebut, dan membakar bangunanya, Senin (22/10/18), siang.
“Tindakan ini kami lakukan karena sudah merasa kesal pak, banyak yang akhir-akhir ini kejadian di daerah kami seperti maling serta hasil kebun kami sawit dan karet banyak yang di panen malam sama orang orang tak bertanggungjawab. Sangat meresahkan sampai banyaknya keluarga yang hancur rumah tangganya, dikarenakan sang suami sering ketempat hiburan malam ini, “, celetuk seorang emak-emak yang enggan disebutkan namanya.
Karena merasa dibiarkan beraktivitas tempat hiburan cafe remang remang, dan karaoke malam, di Sitiung 4 blok D Kenagarian Koto Gadang, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya itu semakin menjadi. Akhirnya puluhan emak-emak, dan para istri kompak menyantroni tempat kafe hiburan karauke dan mengamankan beberapa pekerja kafe, hiburan karoke malam, yang diduga sebagai pekerja hiburan malam (PSK), bahkan aksi emak emak itu juga mendapat simpati masyarakat yang ikut meramaikan, hingga massa semakin banyak.
Menurut para emak emak itu, warga Nagari Koto Gadang memberikan shok terapi pada tempat hiburan di jembatan Pangaian. Warga yang merasa diresahkan oleh keberadaan tempat hiburan malam ini bersama–sama datang dan membubarkan aktivitas di sana. “Beberapa pekerja digiring ke kantor Wali Nagari Koto Gadang untuk dimintai keterangan. Warga berharap tempat hiburan ini tidak dibuka kembali,” katanya.
Dan karena semakin banyaknya massa yang datang serta merta akhirnya mereka membakar tempat hiburan tersebut. “Biar kapok pak, biar nanti nggak ada lagi yang berani buka,” kata salah satu warga. (Teropongnews)